~MENGIKUTI PERTEMUAN RUTIN BERSAMA REMAJA PUTRI DESA DAN MEMBUAT KERAJINAN DARI KAIN PERCA~
Kemarin pada hari minggu 19 september 2021 saya bersama remaja putri desa melaksanakan kegiatan rutin di desa yaitu membuat kerajinan bersama. Kegiatan tersebut dilakukan 2 minggu sekali. Meskipun kegiatan ini baru terlaksana namun seluruh remaja putri sangat antusias dalam mengikutinya. Dalam pertemuan pertama kami melakaun kegiatan voting untuk ketua, sekertaris, dan bendahara. Setelah melakukan voting kami melanjutkan di topik pembahasan kami. Di pertemuan pertama para remaja putri banyak yang menyampaikan aspirasinya untuk kemajuan desa. Ada yang mengusulkan lomba-lomba saat hari perting seperti, 17 agustus, isra'miraj, mengaji bersama, mengadakan pengajian, kelas tari, dan ada yang mengusulkan membuat kerajinan.
Dalam diskusi ini, seluruh remaja setuju untuk membuat kerajinan. Namaun disini kami masih binggung untuk membuat kerajinan apa. Banyak yang menggusulkan membuat barang dari barang bekas, kain perca, dan kain flanel. Seluruh remaja setuju untuk membuat kerajinan dari kain perca. Maka setiap 2 minggu sekali kami mengadakan pertemuan untuk membuat kerajinan dari kain perca dan membahas kegiatan selanjutnya yang akan kita lakukan . Di pertemuan kedua kami mulai membuat kerajinan tersebut. Disini kami membuat tutup magic com dari kain perca namun juga bisa digunakan sebagai taplak kecil untuk meja. Disana kami di bagi menjadi beberapa tim agar kerajinan yang terkumpul banyak dan dapat di pasarkan. Dalam 1 tim terdapat 3 orang , 1 orang pemotong kain, 1 orang pembuat barang yang di jahit dan 1 orang perangkai. Dalam pertemuan kedua ini kerajinan yang kami buat baru 20% karena memang waktunya yang cukup terbatas yaitu pukul 9 sampai 12 siang.
Pertemuan ke 3 pada tanggal 19 September kami melanjutkan membuat kerajinan kami. Meskipun kami baru belajar dalam membuat kerajinan tapi kami punya semangat yang tinggi Dalam membuat kerajinan. Dalam setiap pertemuan selain kami membuat kerajinan,kami juga membahas step selanjutnya yang akan kita lakukan setelah membuat kerajinan. Kami bertekad akan membuat kerajinan yang lebih bagus dan lebih kreatif. Dalam pertemua ke tiga ini kerajinan yang kami buat memang belum jadi dikarenakan terbatasnya waktu dan proses pengerjaan yang masih manual. Meskipun kerajinan kami belum jadi tapi kami yakin bahwa kerajinan kami akan bagus dan dan dapat memperindah dapur dan meja semua orang . Ada kata bijak yang mengatakan usaha tak akan menghianati hasil. Kami akan selalu berusaha untuk menghasilakan kerajinan yang indah dan unik yang memiliki nilai jual yang tiggi. 🌻🌻🌻